Your Ad Here

Tuesday, July 17, 2007

M I T O S

Tulisan ini terinspirasi setelah mengikuti seminar “Becoming A Money Magnet, Mengungkap Rahasia Bagaimana membuat uang mengejar Anda". Terima kasih untuk Bapak Adi W Gunawan dan Bapak Ariesandi Setyono serta Gramedia yang telah menyelenggarakan seminar ini dengan sukses yang luar biasa.

Mitos, sebuah kata yang membuat kita merinding dan takut mendengarnya. Boleh dikatakan penduduk Indonesia banyak dipengaruhi oleh mitos dan sebagian mitos tersebut berdampak negatif dan bahkan mempengaruhi kehidupan kita.

Apakah Anda pernah secara tidak sengaja atau secara kebetulan menabrak kucing ketika sedang mengendarai kendaraan? Apa yang Anda pikirkan ketika itu? Pasti Anda berpikir wah saya pasti sedang sial hari ini, benar khan? Nah, setelah itu Anda melakukan pekarjaan Anda dan ternyata benar-benar Anda sial, Apakah karena tadi Anda menabrak kucing? Jika benar maka Anda sudah terpengaruh dari mitos tersebut.

Gimana kalau mitos tersebut dibalik, ketika Anda secara tidak sengaja ataupun kebetulan menabrak kucing di tengah jalan dan Anda mengatakan Alhamdulillah Cuma nabrak kucing. Lagian kucing kok di jalan, ditabrak kendaraan ya pasti mati, mudah-mudahan ini membuat saya lebih hati-hati kalau mengendarai kendaraan di jalan.

Tapi dampak mitos seperti ini sangat kuat di masyarakat dan sangat susah dihilangkan karena sudah ada sejak kita belum lahir. Bagaimana Anda menghilangkannya dalam pikiran Anda?

Pernahkah Anda mendapat sebuah email yang pada kalimat akhir menyatakan kira-kira seperti ini ” kirim pesan ini kepada semua teman Anda niscaya 10 hari kedepan Anda Akan mendapat keberuntungan yang luar biasa. Tapi jika tidak, Anda akan memperoleh kesialan selama 10 hari”. Apakah Anda takut? Lantas mengirimkannya ke teman-teman Anda ataukah Anda membiarkannya. Kalau saya menerima pesan seperti itu, saya akan langsung hapus dari kotak email karena saya tahu mengirim sebuah pesan seperti itu tidak berpengaruh pada untung tidaknya seseorang bahkan dengan mengirimkan ke orang lain justru bisa menjadikan orang itu lebih fokus pada kalimat akhirnya saja. Ketahuilah bahwa apa yang Anda pikirkan maka itulah yang akan terjadi dan semua itu diatur oleh alam bawah sadar kita.

Saya mempunyai sebuah cerita, tapi cerita ini bisa Anda percaya bisa juga tidak, itu terserah Anda.

Orang yang menceritakan cerita ini adalah orang yang cukup sukses, sekarang dia tinggal di Jakarta. Menurut ceritanya, ada sebuah kampung yang terletak di dekat dua gunung yang saling berdekatan dimana diantaranya mengalir sebuah sungai. Kampung ini bernama kampung Bulukeduk. Di sepanjang aliran sungai tersebut, setahun sekali ada semacam tumbuhan yang buahnya cukup terkenal bagi warga kampung tersebut bahkan orang-orang dari luar. Oleh penduduk kampung buah tersebut diberi nama buah Blukutuk dimana buah tersebut bentuknya seperti mangga, jika dimakan rasanya seperti durian dan bijinya seperti biji mangga. Konon jika memakan buah ini secara terus menerus selama sebulan maka semua yang Anda kerjakan akan mendatangkan hasil yang sangat besar.

Anda tidak percaya cerita ini? Saya juga begitu, tapi orang yang menceritakan kepada saya sangat percaya dan membuktikannya kepada saya.

Anda juga mempunyai mitos atau cerita yang mungkin melekat di dalam diri Anda. Mungkin cerita tersebut bisa menjadi pendorong semangat Anda untuk sukses atau bisa juga menjadi penghambat Anda dalam menjalani usaha Anda sekarang ini. Anda bisa sharing dengan menuliskannya di Comment.

Read More......

Saturday, July 14, 2007

Becoming A Money Magnet

Sebuah seminar yang baru saja saya ikuti di Semarang hari Sabtu tgl 14 July 2007 dengan tema “Becoming A Money Magnet” Mengungkap Rahasia Bagaimana membuat uang mengejar Anda sesuai judul bukunya dengan pembicara Ir. Adi W Gunawan, MPd, C,Ht dan Ariesandi Setyono.
Saya ingin mensharing (garis besarnya aja ya) apa yang saya dapatkan pada seminar tersebut kepada teman-teman semuanya.

Ternyata apa yang diperoleh di bangku sekolah atau kuliah tidaklah cukup sebagai jaminan untuk menjadi sukses tapi perlu tambahan ilmu dari luar misalnya mengikuti seminar/pelatihan pengmbangan diri atau membaca buku-buku positif.

Seringkali kita berdoa memohon sesuatu kepadaNya namun doa tersebut seakan tidak terkabul lantas kita menyalahkanNya ? kenapa doa kita tidak terkabul? Ternyata bukan salah yang di Atas sana, tapi oleh karena kesalahan pada diri kita sendiri berupa sikap mental yang sudah lama terpaku dalam alam bawa sadar kita.

Sikap mental negatif ini sudah ada tertanam oleh pikiran kita sejak kita masih dalam kandungan dan terus menerus terpupuk/tumbuh dalam diri kita sampai kita dewasa. Mental negatif ini bisa ditanamkan oleh orang tua, guru dan orang-orang yang berada di sekitar kita.

Mental negatif seperti apa? Di setiap orang pastilah berbeda-beda. misalnya, pada waktu kita masih dalam kandungan mungkin orang tua kita berselisih gara-gara yang satu kepengen kita lahir sebagai laki-laki atau sebagai perempuan atau pada saat kita sekolah pernah ada yang mengatakan kita bodoh atau pemalas atau nakal dan banyak perkataan negati lainnya dan itu pastinya kita akan mengingatnya sampai sekarang.

Coba kita renungkan kata-kata atau perlakuan negatif apa lagi yang pernah kita dapatkan ketika kecil dulu, apakah masih teringat sampai sekarang? Bagus kalau Anda sudah tidak ingat lagi, karena hal itu ternyata merupakan penghalang/penghambat terbesar dalam kehidupan Anda sekarang ini.

Impian Anda harus jelas dan spesifik jangan Cuma garis besarnya saja misalnya Anda mengimpikan mempunyai rumah. Jika impian Anda tersebut tercapai dan Anda Cuma mendapatkan rumah tipe 21, ya.. Anda wajib bersyukur karena memang itu impian Anda. Seandainya Anda mengimpikan Rumah yang besar dengan pekarangan luas serta isi yang lengkap, bagaimana?

Masih banyak yang saya dapatkan dari seminar yang berdurasi sekitar 5 jam ini namun tidak semuanya bisa saya tuliskan disini. Kalau mau lengkap ya..ikuti seminarnya plus beli bukunya, atau baca artikel menarik dari Adi W Gunawan di sini.

"Jangan Fokus pada apa yang Anda tidak inginkan tapi fokuslah pada apa yang Anda inginkan".

"Apa yang Anda pikirkan itulah diri Anda, jadi jangan pernah bermain-main dengan pikiran Anda".

"Apapun yang Anda yakini sebagai penghambat hanyalah permainan persepsi dari pikiran bawah sadar Anda yang negatif".

Read More......

Friday, July 13, 2007

5 Pebelajaran

Sumber : Senior

Ini lima buah Pelajaran Berharga, yang sangat bagus untuk kita, mari kita renungkan bersama.

1. Pelajaran Penting ke-1

Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorangProfesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir.
Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?. Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal
terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja Dihitung !!", kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting ! Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"!
Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".

2. Pelajaran Penting ke-2

Penumpang yang Kehujanan Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu.
Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.

7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah : " Terima kasih nak, karena membantuku di jalan tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya.
Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda Ny.Nat King Cole. (Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA)

"Apapun bantuan yang anda berikan dan anda iklas memberinya maka akan menjadi berkah"

3. Pelajaran penting ke-3

Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.

Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya....
"Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi.
Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan.
Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ......

4. Pelajaran penting ke-4

Penghalang di Jalan

Kita Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan.
Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.
Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.
Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu. Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan.
Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

5. Pelajaran penting ke-5

Memberi, ketika dibutuhkan.

Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang.
Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.

Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".

Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya
dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter... ?"
Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya....


*Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,*

DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG

Read More......

Thursday, June 28, 2007

Bergerak !!!

Sumber : Bergerak By Rhenald Kasali
Anda juga bisa membaca post yang sama di totalwellness

“Sebagian besar orang yang melihat belum tentu bergerak, dan yang bergerak belum tentu menyelesaikan (perubahan).”

Kalimat ini mungkin sudah pernah Anda baca dalam buku baru Saya, “Change“.
Minggu lalu, dalam sebuah seminar yang diselenggarakan Indosat, iseng-iseng Saya mengeluarkan dua lembaran Rp 50.000. Di tengah-tengah ratusan orang yang tengah menyimak isi buku, Saya tawarkan uang itu. “Silahkan, siapa yang mau boleh ambil,” ujar Saya. Saya menunduk ke bawah menghindari tatapan ke muka audiens sambil menjulurkan uang Rp 100.000.

Seperti yang Saya duga, hampir semua audiens hanya diam terkesima. Saya ulangi kalimat Saya beberapa kali dengan mimik muka yang lebih serius. Beberapa orang tampak tersenyum, ada yang mulai menarik badannya dari sandaran kursi, yang lain lagi menendang kaki temannya. Seorang ibu menyuruh temannya maju, tetapi mereka semua tak bergerak.

Belakangan, dua orang pria maju ke depan sambil celingak-celinguk. Orang yang maju dari sisi sebelah kanan mulanya bergerak cepat, tapi ia segera menghentikan langkahnya dan termangu, begitu melihat seseorang dari sisi sebelah kiri lebih cepat ke depan. Ia lalu kembali ke kursinya.

Sekarang hanya tinggal satu orang saja yang sudah berada di depan Saya. Gerakannya begitu cepat, tapi tangannya berhenti manakala uang itu disentuhnya. Saya dapat merasakan tarikan uang yang dilakukan dengan keragu-raguan. Semua audiens tertegun.

Saya ulangi pesan Saya, “Silahkan ambil, silahkan ambil.”
Ia menatap wajah Saya, dan Saya pun menatapnya dengan wajah lucu.
Audiens tertawa melihat keberanian anak muda itu.
Saya ulangi lagi kalimat Saya, dan Ia pun merampas uang kertas itu dari tangan Saya dan kembali ke kursinya. Semua audiens tertawa terbahak-bahak.
Seseorang lalu berteriak, “Kembalikan, kembalikan!”
Saya mengatakan, “Tidak usah. Uang itu sudah menjadi miliknya.”

Setidaknya, dengan permainan itu seseorang telah menjadi lebih kaya Rp.100.000.
Saya tanya kepada mereka, mengapa hampir semua diam, tak bergerak.
Bukankah uang yang Saya sodorkan tadi adalah sebuah kesempatan?
Mereka pun menjawab dengan berbagai alasan:

“Saya pikir Bapak cuma main-main …………”
“Nanti uangnya toh diambil lagi.”
“Malu-maluin aja.”
“Saya tidak mau kelihatan nafsu. Kita harus tetap terlihat cool!”
“Saya enggak yakin bapak benar-benar akan memberikan uang itu..”
“Pasti ada orang lain yang lebih membutuhkannya….”
“Saya harus tunggu dulu instruksi yang lebih jelas…..”
“Saya takut salah, nanti cuma jadi tertawaan doang….”
“Saya, kan duduk jauh di belakang…”
dan seterusnya.

Saya jelaskan bahwa jawaban mereka sama persis dengan tindakan mereka sehari-hari.
Hampir setiap saat kita dilewati oleh rangkaian opportunity (kesempatan), tetapi kesempatan itu dibiarkan pergi begitu saja.
Kita tidak menyambarnya, padahal kita ingin agar hidup kita berubah.

Saya jadi ingat dengan ucapan seorang teman yang dirawat di sebuah rumah sakit jiwa di daerah Parung. Ia tampak begitu senang saat Saya dan keluarga membesuknya. Sedih melihat seorang sarjana yang punya masa depan baik terkerangkeng dalam jeruji rumah sakit bersama orang-orang tidak waras. Saya sampai tidak percaya ia berada di situ. Dibandingkan teman-temannya, ia adalah pasien yang paling waras.
Ia bisa menilai “gila” nya orang disana satu persatu dan berbicara waras dengan Saya. Cuma, matanya memang tampak agak merah. Waktu Saya tanya apakah ia merasasama dengan mereka, ia pun protes.
“Gila aja….ini kan gara-gara saudara-saudara Saya tidak mau mengurus Saya. Saya ini tidak gila. Mereka itu semua sakit…..”. Lantas, apa yang kamu maksud ’sakit’?”

“Orang ’sakit’ (gila) itu selalu berorientasi ke masa lalu, sedangkan Saya selalu berpikir ke depan. Yang gila itu adalah yang selalu mengharapkan perubahan, sementara melakukan hal yang sama dari hari ke hari…..,” katanya penuh semangat. Saya pun mengangguk-angguk.

Pembaca, di dalam bisnis, gagasan, pendidikan, pemerintahan dan sebagainya, Saya kira kita semua menghadapi masalah yang sama.
Mungkin benar kata teman Saya tadi, kita semua mengharapkan perubahan, tapi kita tak tahu harus mulai dari mana.
Akibatnya kita semua hanya melakukan hal yang sama dari hari ke hari,
Jadi omong kosong perubahan akan datang. Perubahan hanya bisa datang kalau orang-orang mau bergerak bukan hanya dengan omongan saja.

Dulu, menjelang Soeharto turun orang-orang sudah gelisah, tapi tak banyak yang berani bergerak.
Tetapi sekali bergerak, perubahan seperti menjadi tak terkendali, dan perubahan yang tak terkendali bisa menghancurkan misi perubahan itu sendiri, yaitu perubahan yang menjadikan hidup lebih baik.
Perubahan akan gagal kalau pemimpin-pemimpinnya hanya berwacana saja.
Wacana yang kosong akan destruktif.

Manajemen tentu berkepentingan terhadap bagaimana menggerakkan orang-orang yang tidak cuma sekedar berfikir, tetapi berinisiatif, bergerak, memulai, dan seterusnya.

Get Started.
Get into the game.
Get into the playing field, Now.
Just do it!.

Janganlah mereka dimusuhi, jangan inisiatif mereka dibunuh oleh
orang-orang yang bermental birokratik yang bisanya cuma bicara
di dalam rapat dan cuma membuat peraturan saja.
Makanya tranformasi harus bersifat kultural, tidak cukup sekedar struktural.

Ia harus bisa menyentuh manusia, yaitu manusia-manusia yang aktif, berinisiatif dan berani maju.
Manusia pemenang adalah manusia yang responsif.

Seperti kata Jack Canfield, yang menulis buku Chicken Soup for the Soul, yang membedakan antara winners dengan losers adalah
“Winners take action, they simply get up and do what has to be done”.

Selamat bergerak!

Sumber: Bergerak oleh Rhenald Kasali

Read More......

Sunday, June 24, 2007

Perubahan Kunci Kesuksesan Anda

By. Mr. Zhang Qin (Manager Edukasi Tiens Asia Pasific)
Sumber : Power of Tiens edisi 7

Di abad 21 ini setiap orang merasakan tantangan hidup yang cukup berat. Agar bisa survive dan sukses, setiap orang perlu mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu ada 3 hal penting yang perlu dilakukan, yaitu belajar, melakukan perubahan dan menciptakan usaha. Belajar sangat diperlukan untuk membekali diri dengan pengtahuan. Namun kalau Anda ingin sukses, bekal ilmu dan ijazah saja tidak cukup. Ilmu pengetahuan berkembang pesat. Apa yang Anda pelajari kemarin mungkin hari ini atau besok sudah tidak terpakai lagi, dianggap ketinggalan zaman. Karena itu kalau ingin sukses, Anda pun harus berubah. Perubahan bukan suatu hal yang mudah, tapi itu perlu dan harus dilakukan bila Anda ingin maju.

Apa yang harus dilakukan untuk membuat perubahan? Perubahan berkaitan dengan pola piker, dimulai dari diri sendiri, awali dengan hal kecil, dan harus dimulai dari sekarang. Dengan melakukan perubahan pada diri sendiri, kita bisa mempengaruhi orang lain untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik. Semakin banyak orang melakukan perubahan, akan terbentuk jaringan bisnis yang luas. Belajar dan melakukan perubahan merupakan proses yang harus kita lalui bila ingin menciptakan sebuah usaha. Tanpa dua hal ini, usaha yang Anda jalankan akan gagal. Jangan sampai setelah gagal dan bangkrut baru mau belajar dan berubah. Sekalipun Anda teah menjadi seorang bos, Anda tetap harus mau belajar, sehingga Anda dapat mengontrol perusahaan Anda dengan baik.

Ada 4 faktor yang menyebabkan orang menjadi gagal, yaitu:
1. Takut
Sebagian besar orang yang belum pernah sukses menanamkan pada dirinya bahwa meraih sukses itu susah dan mereka takut mengalami kesusahan.

2. Malas
Ketahuilah, 1% penentu kesuksesan adalah kecerdasan, sisanya 99% berasal dari ketekunan. Jika Anda malas maka kesuksesan akan jauh dari jangkauan Anda.

3. Tidak berpengetahuan
Bill Gates pernah mengatakan, “Dalam era ekonomi, pengetahuan adalah syarat utama pengembangan kesuksesan Anda. Tidak berpengetahuan itu sama juga dengan tidak mempunyai kemampuan. Apabila perusahaan kami dalam 18 bulan masih belum mampu menghadirkan produk baru, maka perusahaan Microsoft akan menghadapi kepailitan”.

4. Kebiasaan buruk
Salah dalam bergaul, malas dan memiliki kebiasaan buruk lainnya akan membawa Anda pada kegagalan. Satu hal yang perlu Anda camkan di hati dan pikiran adalah kesuksesan tidak ditentukan oleh usia, pendidikan dan latar belakang sosial seseorang.

Kesuksesan ditentukan oleh keputusan yang Anda buat dalam kehidupan ini. Untuk sukses Anda perlu memiliki impian, serta keyakinan dan keberanian untuk mewujudkan impian tersebut. Selamat berusaha, semoga sukses menjadi milik Anda.

Read More......

Beralih ke Banner Store


Apakah Anda sering belanja di supermarket ? Apakah tiap bulan Anda harus belanja kebutuhan pokok di supermarket ?

Nah, apakah dengan belanja di supermarket Anda mendapatkan keuntungan selain barang yang Anda beli ? mungkin keuntungan yang Anda dapatkan ketika belanja kebutuhan bulanan Anda di supermarket adalah Anda hanya sekali jalan untuk memperoleh kebutuhan Anda atau dengan belanja di supermarket Anda mungkin memperoleh keuntungan mendapatkan discount untuk produk tertentu atau Anda memperoleh keuntungan lain berupa harga yang murah. Tapi apakah ada supermarket yang memberikan Anda keuntungan lebih selain yang saya paparkan di atas? Jawabannya Ada, namanya Banner Store.

Banner Store adalah nama dari sebuah supermarket yang ada di Jakarta, tepatnya di Mall Artha Gading Lt 2. Mungkin Anda berpikir supermarket itu kan ada di Jakarta, apa hubungannya dengan saya atau Anda yang tinggal di luar Jakarta? Banner Store akan segera dibuka di berbagai kota di Indonesia, bahkan kabarnya dimana ada Indomart atau Alfamart disitu akan ada Banner Store.

Seperti supermarket pada umumnya, di Banner Store semua kebutuhan Anda tersedia lengkap dengan harga yang bersaing dengan supermarket-supermarket yang sudah ada. Di Banner Store Anda bukan hanya bisa membeli berbagai keperluan sehari-hari, namun Anda juga bisa belanja sambil mendapatkan uang, tentunya jika omzet Anda memenuhi.
Di supermarket lain uang yang sudah Anda belanjakan tidak bisa menghasilkan uang lagi, Anda hanya mendapatkan barang-barang yang Anda beli. Namun tidak demikian kalau Anda belanja di Banner Store.

Setiap barang yang dijual di Banner Store ada nilai omzetnya. Ada barang yang nilai omzetnya bernilai 100% dari harga barang yang Anda belanjakan, ada juga barang yang nilai omzetnya bernilai 10% dari harga barang yang Anda belanjakan. Perhitungan jumlah omzet akan dilakukan secara akumulasi tanpa batas waktu. Jadi total omzet yang Anda kumpulkan akan dijumlah terus menerus, tanpa dibatasi waktu.

Contoh perhitungan :
Jml, Nama Barang, Harga Satuan, Total Harga, % Omzet, Total Omzet
1, Cordyceps, 266.000, 266.000, 100, 266.000
2, Sabun cuci, 2.000, 4.000, 10 400
5 kg, Gula pasir, 6.000 , 30.000 , 10, 3.000
10 , Mie instant , 800 , 8.000 , 10 , 800
Total 207.200

Dari contoh di atas berarti total omzet yang Anda kumpulkan adalah Rp. 207.200. Misalkan bulan depan Anda juga belanja barang yang sama maka total omzet Anda akan menjadi 207.200 + 207.200 = Rp. 540.400, begitu seterusnya. omzet pembelanjaan Anda akan diakumulasi (ditambah) terus menerus tanpa batas waktu. Lalu apa keuntungan kita?

Keuntungan pertama:
Saat total omzet Anda telah mencapai Rp. 2.000.000, maka selanjutnya Anda akan mendapatkan bonus senilai 20% dari omzet pembelanjaan anda selanjutnya. Misalkan total omzet Anda sudah mencapai Rp. 2.000.000, kemudian Anda belanja dengan total omzet Rp. 500.000, maka bonus Anda adalah 500.000 * 20% = Rp 100.000. Ini artinya Anda dapat belanja dengan harga yang lebih murah.

Keuntungan kedua:
Menurut Anda mana lebih asyik belanja sendiri atau belanja bersama dengan keluarga atau teman? Kalau Anda mengajak teman atau keluarga Anda untuk memiliki kartu Banner Store, maka dari setiap pembelanjaan mereka, Anda berhak untuk mendapatkan bonus (saya lebih tertarik memakai kata upah).
Bila total omzet Anda mencapai Rp. 500.000 dan pembelanjaan/omset mereka terakumulasi senilai Rp. 500.000 (tidak harus dalam 1 kali pembelian), Anda berhak mendapatkan bonus sebesar Rp. 140.000.

Bila total Omzet Anda mencapai Rp. 2.000.000, dan pembelanjaan mereka terakumulasi senilai Rp. 2.000.000 (tidak harus dalam 1 kali pembelian), Anda berhak mendapatkan bonus sebesar Rp. 485.000.

Oh ya untuk memperoleh keuntungan di atas, tentunya Anda harus terlebih dahulu memiliki kartu anggota Banner Store terlebih dahulu. Kabar baiknya sebelum Banner Store dibuka di kota Anda, Anda juga sudah bisa memiliki katu anggota Banner Store. Sebelum Banner Store dibuka Anda bisa menggunakan kartu anggota Banner Store untuk mendapatkan produk kesehatan, kosmetik, dan peralatan rumah tangga yang disupply dari perusahaan yang menjadi induk dari usaha Banner Store.

Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, Anda dapat langsung mengecek kebenaran peluang usaha ini dengan mendatangi Banner Store di Mall Artha Gading lt 2. Namun untuk menjadi seorang anggota, Anda memerlukan seorang sponsor (orang yang merekomendasikan Anda untuk bergabung dengan Banner Store). Jika Anda belum punya, Anda boleh menggunakan data sponsor Anda di bawah ini:
Nama : Andi Takdir Ilyas
No. Sponsor : 794-13682

Read More......

Saturday, June 23, 2007

Wise Word

Wise Word

Iseng-iseng buka file di laptop ternyata dapet kata-kata yang lumayan bagus, semoga bermanfaat.

Orang yang tahu dan sadar bahwa ia tahu adalah orang yang bijaksana – Ikutilah Dia.
Orang yang tahu dan tidak sadar bahwa ia tahu adalah orang yang tidur – Bangunkanlah Dia.
Orang yang tidak tahu dan tidak sadar bahwa ia tidak tahu adalah orang bodoh – Hindarilah Dia.
Orang yang tidak tahu dan sadar bahwa ia tidak tahu adalah kanak-kanak – Ajarilah Dia.

(Pepatah Arab)

Langkah pertama untuk sukses adalah memiliki impian yang kuat (Picasso)

Bila Anda ingin makmur selama setahun, tanamlah gandum
Bila Anda ingin makmur selama 10 tahun, tanamlah pohon
Bila Anda ingin makmur selamanya, kembangkanlah manusia

Orang bodoh cepat berpisah dengan uangnya (George Buchanan)

Jika Engkau seorang yang berkemampuan jadilah Pengusaha, namun jika Engkau mutunya setengah-setengah jadilah pegawai (Shibuwaishi)

Uang bukanlah majikan yang kejam, tetapi pelayan yang hebat (Henry Fielding)

Kekuatan dibangun dari kerjasama.
Sebatang lidi mudah dipatahkan,
Tetapi segenggam lidi yang bersatu tak bisa dipatahkan

Kita tidak bisa menjamin kesejahteraan kita kecuali dengan menjamin kesejahteraan orang-orang lain juga.
Jika Anda ingin bahagia, Anda perlu rela mengusahakan agar orang-orang lain bahagia pula (Bertrand Russel)

Tidak ada persahabatan tanpa kepercayaan
Tidak ada kepercayaan tanpa integritas.
(Samuel Johson)

Jika Anda tidak pernah melakukan kesalahan, berarti Anda tidak menghasilkan apa-apa.

Kemiskinan bukanlah kejahatan, tetapi kemiskinan mudah menjadi biang kejahatan

Orang yang tidak pernah mencoba, tidak boleh mengharapkan apa-apa (Feidrich Von Schiller)

Air memiliki tiga ciri pada saat yang sama:
Tidak mengalah, tidak mengalahkan dan berhasil sampai ketujuan.
Jika ada pemimpin yang hanya selalu berusaha memenangkan diri sendiri dan mengalahkan orang lain, ia sebenarnya adalah perampok yang bertopeng.

Untuk setiap menit Anda marah dengan seseorang, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan yang tak akan pernah Anda raih kembali (Anonim)

Tindakan bukan berasal dari pemikiran, tapi dari kesiapan untuk bertanggung jawab (Dietrich Bonhoeffer)

Jangan terus memikirkan apa yang salah. lebih baik fokus pada apa yang harus dilakukan berikutnya. Gunakan energi Anda untuk bergerak ke depan mencari jawaban. (Denis Waitley)

Jangan bicarakan apa yang telah Anda lakukan atau apa yang akan Anda lakukan. Lakukan dan biarkan apa yang Anda lakukan bicara untuk dirinya sendiri (Martin Vanbee)

Read More......

Wednesday, June 13, 2007

Kiat Menjadi Orang Sukses

Success is a journey, not a destination – Ben Sweetland

Kegagalan adalah guru yang paling bijak. Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Mereka tidak pernah berhenti mencoba dan mencoba lagi. Hidup bagi mereka adalah peluang untuk mencapai kesuksesan. Kiat-kiat berikut ini disarikan dari hasil penelitian terhadap orang-orang sukses. Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses?
Berikut kiat menjadi orang sukses yang bisa Anda teraplkan:

- Orang ukses mau mengambil resiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman, dan mau terus mengambil resiko untuk meraih sukses.
- Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
- Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan, mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan, mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tennis atau lapangan golf.
- Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah dan menggunkan internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.
- Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.
- Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda.
- Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-tengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finish. Mereka memanfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Read More......

Thursday, June 7, 2007

7 Cara Menggapai Impian Anda

Dengan segala ambisi dan mimpi yang ada di dalam diri, Anda pasti berharap Dewi Fortuna selalu mengiringi langkah Anda. Ingin sukses ada di tangan? Kuncinya terletak pada diri Anda sendiri!
Sudah pernah nonton film Dreamgirls yang bercerita tentang mimpi tiga gadis menjadi superstar? Mimpi memang membuat hidupjadi lebih indah. Masalahnya, meraih mimpi itu sama sekali tidak mudah. Tapi tenang saja, kartu akses menuju sukses bisa didapat dengan berbagai jalan. Dan saat Anda punya keinginan yang kuat, karpet merah akan terbentang di depan Anda untuk meraih harapan. Intinya, semuanya tergantung pada diri Anda!.
Adapun ke-7 cara menggapai impian Anda:
1. Ketahui Impian Anda
Bagaimana cara mengetahui keinginan dan minat Anda? Cukup dengan dengarkan kata hati, selain itu, perhatikan juga mimpi dan pikiran spontan yang keluar saat Anda tidak mengerjakan apa-apa. Saat sedang melamun, coba catat berbagai peristiwa yang membuat Anda merasa bahagia.
Begitu Anda sudah tahu tujuan hidup dengan jelas, sekarang tinggal lakukan strategi untuk mendapatkannya!
2. Jangan Terjebak Apriori
Saat berbagai keinginan berkecamuk di kepala, lakukan satu per satu. Kumpulkan konsentrasi Anda pada bidang yang ingin ditekuni. Solusi hidup sering bisa Anda dapatkan secara pelan, tidak sekaligus.
Hilangkan pikiran negatif soal pendapat orang lain atau pikiran buruk yang Anda ciptakan sendiri. Inilah kunci utama yang akan membuat Anda melangkah maju.
3. Tahu Cara Memilih
Dalam hidup mungkin Anda menemukan kalau beberapa rancana yang ingin dikerjakan ternyata ”tak saling nyambung”. Anda bingung antara beli rumah, mobil, atau menjalankan bisnis baru. Hasilnya, Anda dihadapkan pada kenyataan untuk memilih. Kalau sudah begini, pilih apa yang paling Anda inginkan. Pikirkan masak-masak mana yang harus dilakukan terlebih dulu.
Hanya Anda yang tahu keputusan yang terbaik bagi diri Anda. Mantapkan diri dan jangan ragu terhadap keputusan yang Anda ambil.
4. Bersikap Terbuka
Boleh saja punya cita-cita yang membuat Anda mempertaruhkan segalanya. Tapi ingat, tetaplah untuk mempertahankan semangat untuk bersikap fleksibel dan terbuka untuk berbagai kemungkinan. Satu cara untuk melatih attitude ini adalah saat menghadapi suatu problematika, coba cari tiga solusi yang berbeda. Dengan begitu, Anda bisa melihat satu permasalahan dari berbagai perspektif.
Banyak jalan menuju Roma, bila harus pakai “tersesat” dulu di Siberia, kenapa tidak?
5. Punya Keyakinan
Tak ada satu hal di dunia yang akan datang dengan sendirinya. Coba lihat saja biografi orang-orang terkenal, semua sukses selalu diawali dengan perjuangan. Begitu juga jika Anda memang punya impian yang ingin direalisasikan. Untuk memulai langkah, kenali dimana Anda berada. Setelah itu, usahakan untuk melangkah di jalur yang tepat!
”Putus asa”? Kata ini tidak ada di kamus Anda
6. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri
Hentikan pikiran buruk kalau cita-cita yang sedang Anda raih itu akan ”membawa korban”. Tenanglah, yang penting lakukan manajemen waktu yang baik. Berikan pengertian kepada keluarga bahwa kondisi itu hanya bersifat sementara. Fokuskan perhatian pada apa yang sedang dikerjakan, dan beri perhatian pada yang lain saat Anda punya waktu.
Lakukan pada apa yang Anda lakukan dengan tulus. Kebahagiaan pun akan ada di tangan Anda.
7. Berani Ambil Resiko
Agar bisa membantu melihat permasalahan dengan jelas, buatlah ”coretan” dari keputusan yang akan Anda ambil. Pada bagian pertama ”keputusan beresiko”, buatlah dua kolom yang berisi keuntunagan dan kerugian. Pada bagian berikutnya: ”keputusan tanpa resiko”, buat daftar yang sama. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk mencari suatu solusi!
Berani ambil resiko adalah kunci keberhasilan.

Read More......

Tuesday, June 5, 2007

Hidup Ini Sederhana

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil untuk kerja di tempatnya.

* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik."
Ibu menjawab: "Mengapa?"
Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah."

* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur."
Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku."

* Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih golf berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?"
Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah."
Ada pula yang menjawab: "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam."
Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi."
Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana ."

* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku."
Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah."
Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

“YANG PALING PENTING, HIDUP INI HARUS BERMANFAAT BUAT ORANG LAIN.”

Read More......